Jumat, 06 Januari 2017

Ayah Segalanya Untukku



Ayah....
Beribu kata telah kau ucapkan
Beribu cinta telah kau berikan
Beribu kasih telah kau berikan
Hanya untuk anakmu
Ayah....
Kau ajarkan aku tentang kebaikan
Kau tunjukan tentang arti cinta
Kau jelaskan tentang makna kehidupan
Dan kau mendidikku dengan sungguh kasih sayangmu
Ayah....
Betapa mulianya hatimu
Kau korbankan segalanya demi anakmu
Kau banting tulang hanya untuk anakmu
Kini kuberjanji
Tuk semua kerja keras hanya untukmu
Ku berjanji tuk semua kasih sayangmu
Dan ku berjanji untuk ketulusan hatimu
Bahwa aku akan selalu menjagamu
Aku akan selalu menyanyangimu
Hingga akhir hidupku
Terimakasih ayah untuk semua kasih sayangmu  





IBU



Ibu....
Sembilan bulan engkau mengandungku
Membawa aku kemana saja engkau pergi
Engkau tak kenal kata lelah
Membawa aku terus kemana saja engkau melangkah
Ibu....
Begitu lama engkau mengandungku
Engkau tidak pernah mengeluh
Begitu banyak rintangan yang engkau lewati ibu
Engkau tetap berjuang agar dapat melahirkan anak mu
Ibu...
Engkau melahirkan ku dengan susah payah
Mempertaruhkan nyawa mu untuk anak mu ibu
Engkau tak memikirkan keselamatan mu
Tetapi, engkau memikirkan keselamatan ku
Ibu....
Begitu banyak pengorbanan mu kepada ku ibu
Engkau merawatku, menjagaku, menyanyangi aku
Dan mengajarkan aku hal yang baik
Engkau ingin aku menjadi anak yang baik
Ibu....
Begitu banyak jasa mu terhadapku
Engkau tak pernah mengharapkan balasan dariku
Begitu mulianya hati mu wahai ibuku
Aku tak akan pernah melupakan dirimu sepanjang hidupku ibu.





Bunda Ku Rindu



                                                               Waktu itu...
Ku melihat senyummu dikala dhuha
Burung-burung menyambut langkahku
Mendesah sebuah nada yang elok dan indah

Ketika cinta di pertanyakan
Mengapa mata hatiku buta
Mengapa sulit terlihat
Sedangkan cinta didepan mata
Selalu mengiringiku, menemaniku bahkan memelukku

Dalam kegagalanku
Ada kata sejuk yang selalu kau beri
Ada tangan yang mengacak rambutku
Dalam keputusan salahku
Ada pembelaku yang setelahnya memberi nasehat deras

Bunda, tanpa kau sadari jauh sudah
Hingga rambutmu mulai memutih
Menjalani semua demi kami
Kini lelahku hanya demi Bunda